Minggu, 12 November 2017

The Great Wall

你好!
Seperti yang telah di sebutkan di blog sebelumnya kali ini aku bakalan sharing tentang Great Wall of China!
Great Wall of China juga menjadi salah satu tempat wisata yang sangat terkenal di Beijing karena tempat ini termasuk salah 1 dari 7 keajaiban dunia. Di sana kita bisa melihat bangunan yang bermeter meter panjangnya dan ada beberapa section yang di lewati.


Buat sampai ke Great Wall naik transportasi umum,jalur yang aku ambil pertama-tama naik mrt ( 地铁) ke Jishuitan (line 2) yang warnanya biru tua setelah itu transfer ke bus nomer 877. Bus itu langsung mengarahkan ke Great Wall of China tanpa berhenti dan ada tour guide local juga di dalamnya. Biaya busnya sekitar 6 元.  Perjalanan dari Jishuitan ke Great Wall kira-kira 45 menit- 1 jam

Biaya untuk memasuki tempat wisata ini 40 元/orang(pake kartu pelajar) bagi yang gak kuat naik atau pun turun jalan kaki,mereka nyediain transport juga. Untuk sekali jalan harganya 80 元,kalo buat PP 120 元. Ini harga untuk season spring-summer,harganya tiap season beda,buat season autumn-winter lebih murah.

cable car
Sebelum masuk,di depan pintu wisata ada kebun binatang mini gitu jadi kita bisa liat di sana ada beruang lucu..



Sesampainya di Great Wall kita Cuma melewati beberapa section aja (gak terlalu banyak hehe) katanya sih kalo nyampe section terakhir nanti bakalan di kasih setirfikat..




Karena tempat ini sangat terkenal pastinya banyak banget orang terutama tourist,di perjalanan pulang banyak toko-toko yang menjual berbagai macam souvenir,lukisan,tempat foto khas China,dll..
Aku beli 1 gantungan kunci yang bisa tulis nama sih buat kenang-kenangan hehehe

my chinese name
That’s all guys about Great Wall of China 
Thankyou for reading
If you have any suggestions just comment below..




Kamis, 05 Oktober 2017

Wangfujing Street

Move again to Beijing,China!

Kali ini aku bakalan sharing tentang wisata yang ada di Beijing,China. Dan mungkin untuk beberapa bulan kedepan akan sharing tetang tempat di sekitar China karena lagi ngambil study di negara Panda ini. So excited!


Wangfujing Street  menjadi salah satu tempat yang menarik di kunjungi di Beijing,di sana juga banyak turis dan tempatnya bagus banget,ada replikanya big bennya London dan kalau malem gitu lampunya banyak dan cantik. Di sana juga banyak mall dan banyak brand untuk shopping,banyak tempat makan juga yang bisa di kunjungi.

Untuk yang travellers yang pergi sendiri tanpa tour Wangfujing Street berada di line 1 nya MRT (地铁) yang warnanya merah kalo di maps. Dari situ ambil exit A nnti keluarnya di mall gitu,naik 1 lantai terus keluar belok kanan lurus aja itu sudah sampe Wangfujing deh

Di sini juga ada menjual food street. Yang paling menarik dari food streetnya adalah mereka menjual makanan yang menurut orang Indo itu “sesuatu” banget hahahahaha
Buat masuk ke daerah food streetnya kalo udah mengikuti arahan di atas,harusnya ada di sebelah kiri jalan,nanti ada gerbang masuknya gitu




Yep,ini kelajengking,kecoa,bintang laut,dan kawan-kawannya..
Dan masih banyak jajanan lain yang gak kalah menarik juga,kalo mau ke sini di sarankan jangan makan terlalu banyak dulu hehe









Untuk kisaran harga makanan juga gak terlalu mahal,worth it lah,mungkin sekitar 10-30 元, tergantung makanan yang di beli










Sharing drink



Buat shopping mall-mallnya berbeda-beda sih ada yang mahal banget ada yang sesuai kantong juga,biasanya sih kalo aku coba di masukin satu per satu aja sambilan jalan-jalan juga

Yep,that’s it about Wangfujing Street
Next aku bakalan sharing tentang Great Wall of China!
Don’t miss it guys

Thankyou for reading!
If you have any suggestions just comment below..

Jumat, 11 Agustus 2017

Beauty side of Borneo

And we move to South Borneo!

Hai,kali ini aku akan sharing tentang pengalaman ke "Bukit Matang Kaladan" yang berlokasi di Kalimantan Selatan,Indonesia.
Bukit matang ini menjadi salah satu tempat wisata yang menarik untuk di kunjungi karena dari atas sana,kita bisa melihat pemandangan sungai yang luas dan beberapa daratan hijau kecil yang masih sangat rindang. Warga sekitar daerah bukit matang lah yang berinovasi untuk membuat wisata ini dan harga tiket masuknya pun sangat terjangkau,hanya sebesar Rp 3000,- per orang. Biaya tersebut untuk perawatan warga di sana untuk menjaga tempat wisata ini agar tetap rapi dan dapat di kunjungi banyak orang. Karena bukit matang berada di sekitar kawasan warga jadi akses menuju ke wisata ini melalui pasar dan beberapa rumah warga,jadi jangan bingung kenapa masuk ke pasar yaa,hahaha..

pasar yang di lewati

ada wisata mengelilingi sungai juga memakai perahu

Tracking menuju keatas sendiri ternyata masih belum terlalu bagus guys,jadi ada 2 jalan,di sbelah kiri jalan yang lebih landai namun lebih jauh dan di sebelah kanan jalan yang sangat menanjak tetapi lebih dekat. Akhirnya kami memilih jalan yang lebih dekat (karena merasa masih berjiwa muda,lol) , dan ternyataa... benar-benar melelahkan,karena pohon-pohon di sekitarnya masih belum terlalu rindang jadi kami tracking sambil terpapar sinar matahari.

jalannya menanjak terus seperti ini sampai di atas
Singkat cerita sekitar 1 jam ( mungkin kurang ) kami sampai ke atas. Memang sangat lelah but very worth it..




Sampai di atas ada warung kecil,mereka menyediakan minuman dingin (karena sudah menduga pasti banyak yang beli) dan kami beristirahat sebentar di warung itu. Dan yang lebih menariknya lagi dari tempat ini,warga sekitar sangat kreatif,mereka membuat beberapa spot foto yang membuat banyak orang tertarik untuk berfoto di sana..

menurut warga yang menjaga,spot ini cuma bisa dinaikki maksimal 2 orang

rumah marsupilami

kalo yang ini bisa agak banyak cuma yaa begini,6 orang udah full
Untuk berfoto di tarik biaya masing-masing spot hanya sebesar Rp 5000,- per orang,bapaknya baik banget tulisannya memang 10 menit per foto tapi kalo lagi gak ngantri biasanya lebih sedikit juga gak masalah..

Setelah selesai befoto-foto dan menikmati pemandangannya,kami kembali ke turun dengan tracking yang sama tapi ntah kenapa berasa lebih cepat guys,mungkin karena jalannya menurun jadi lebih ringan hahaha..

That's it,yang aku dapet dari pengalaman ini adalah tempat yang selama ini kita pikir "biasa aja" jika di explore lebih jauh di tempat yang benar,ternyata bagus juga buat di nikmati #proudtobeIndonesian

Thankyou for reading,i hope you enjoy my story
If you have any suggestion,just comment below..

Kamis, 13 Juli 2017

Climbing the Mountain

Hi,guys!
Jadi libur lebaran kemarin aku mencoba untuk mendaki gunung dan ini pertama kalinya aku mencoba buat hiking jadi belum ada bayangan apapun dan bingung juga awalnya mau prepare apa.
Gunung yang aku daki adalah the famous mountain in Java,yaitu gunung Semeru!
Tapi kali ini gak naik sampai puncak jadi Cuma sampe RanuKumbolo,mungkin next time kali ya mau coba sampai puncak hehehe


Aku bahas mulai dari preparation nya dulu ya,yang di perlukan untuk naik gunung adalah tas carrier,sleeping bag,matras,tenda,sandal/sepatu gunung,senter,jaket/sweater yang hangat,celana training (lebih enak pakai training drpd jeans sih tp tergantung dari kaliannya sendiri Cuma saran aja),p3k,sarung tangan,kaos kaki,topi(yang buat musim dingin gitu),bahan makanan,peralatan masak,madu (optional,katanya sih supaya gak cepet capek).
Ya,kira-kira itu sih yang harus di bawa selama di sana,aku Cuma bahas yang paling penting untuk barang-barang lainnya yang optional seperti tissue,dll gak aku bahas hehehehe

Perjalanan dari Surabaya ke desa Ranupani sekitar 4 jam kalo  gak macet,karena takut macet aku sih berangkatnya subuh. Sampai di Ranupani gak boleh langsung mulai hiking,jadi harus mengisi formulir dulu dan catet barang-barang apa saja yang di bawa karna di sana bener-bener ketat penjagaannya gak boleh buang sampah sembarangan  supaya menjaga kebersihan alam kita dan gak kotor. Sekitar jam 10 aku mengikuti briefing yang di adakan warga desa Ranupani sebelum mulai hiking ( briefing bersifat wajib),setelah selesai briefing,aku dan temen-temen mengisi tenaga dulu di sebuah warung di dekat tempat briefing.


Mulai deh perjalanan menuju Ranukumbolo


Tracking awal masih jalan yang landai tetapi sekitar beberapa meter ketemu deh jalan yang mulai menanjak,sebenernya mungkin gak terlalu cape tapi karena bawa tas yang berat jadi bertambah deh bebannya.


Jadi sepanjang perjalanan Cuma jalan setapak dan kanan kiri nya dedaunan,ada juga beberapa yang longsor,menurutku untuk trackingnya gak seberapa sulit Cuma untuk sampe Ranukumbolo memang memerlukan perjalanan yang sangat panjang.





Selama perjalanan ada 4 pos yang di lewati,aku Cuma brenti sebentar di pos 2 dan pos 3,karena mengejar sunset dan takut jalanan gelap juga,berhenti di pos 2 karena ada buah yang terlihat sangat segar setelah cape mendaki berhenti di pos 3 karena mau ambil nafas buat melewati tracking yang menanjak. Ya,selama perjalanan ada berhenti-berhenti sebentar juga sih tapi gak lama mungkin sekitar 3 menitan buat ambil nafas.

jembatan pertama
Setelah melewati 2 jembatan,beberapa meter kemudian sudah kelihatan tuh indahnya danau di Ranukumbolo,semakin bersemangat deh untuk ke sana.




Tapi sebelumnya ada tracking yang curam banget menurun,setelah melewati tracking tersebut kita berjalan di atas rumput yang rimbun.


beristirahat sejenak




Sebenernya kalo mau buka tenda di sini juga bisa,tapi katanya viewnya kurang bagus jadi kita jalan lagi deh menuju spot yang di sarankan sebelumnya,sudah deket sih dari situ sekitar 10-15menit mungkin sudah sampai.


Finally sampai deh di Ranukumbolo! Jadi perjalanan kesini memakan sekitar 4,5 jam,kalo kata warga Ranupani normally emang 4-5 jam,jadi aku udah sampe RanuKumbolo sebelum sunset sekitar pukul 16.30. Viewnya emang bagus banget! Worth it lah setelah cape liat pemandangan ini..




Sesampai di sana aku dan temen-temen mendirikan tenda dan beristirahat. Karena aku dan temen-temen masih mau menikmati pemandangan ini jadi kami di sini 3 hari 2 malam.




Day 2


Oke 1 malam dingin banget sampe pagi pun masih sangat dingin,tetapi setelah membuka tenda pemandangannya bagus banget!
Secangkir coklat panas enak banget di pagi kayak gini sambil melihat keindahan RanuKumbolo..


Hari ini aku bakalan jalan-jalan melihat tracking selanjutnya hanya sedikit naik lagi dari RanuKumbolo,melewati tanjakan cinta yang lumayan melelahkan.
Melelahkan tapi terbayarkan oleh pemandangannya dan aku jalan lagi dan gk kerasa sampai di Cemoro Kandang yaitu sekitar 2 km dari RanuKumbolo karena pemandangan yang bagus gak kerasa deh jalan sampe 2 km hahaha..



tanjakan cinta
pemandangan setelah melewati tanjakan cinta

perjalanan menuju cemoro kandang



Beristirahat sebentar di Cemoro Kandang lalu aku balik lagi deh ke RanuKumbolo untuk masak-masak dan pengisi perut karena mulai laper


Malam ke 2 aku memutuskan untuk gak tidur lebih cepet karena bintangnya di sini sangat jelas dan bagus banget,ada milky way nya lo!


ngambil foto orang,tapi sudah izin kok,so it's legal guys :p

Day 3


Sekitar jam 8 aku mulai tracking untuk balik ke RanuPani,karena semangat ingin pulang aku dan temen-temen Cuma turun 3 jam lo! Hahaha..
istirahat di tengah tracking haha

finally kembali ke gerbang awal masuk

Yep,that’s all guys! Just want to say,aku sangat bersyukur bisa di kasi kesempatan buat melihat keindahan alam di Indonesia kita tercinta ☺
Cape sih banget but worth it for me.


Thankyou for reading,I hope you enjoy my story

If you have any suggestions just comment below..

Jumat, 30 Juni 2017

Little Escape to Waterfall

Hi,guys it's a very busy month!
Kali ini aku bakal sharing tentang wisata yang bagus banget di Malang yaitu Air Terjun Coban Sewu. Sebenernya,aku udah ke tempat ini bulan lalu cuma karna sibuk banget jadi baru sempet update deh. But,i'm still so excited!
Jadi lokasi wisata ini kalo perjalanan dari kota Surabaya memakan waktu sekitar 4-5 jam menggunakan mobil.Buat yang suka explore pasti suka banget ke tempat ini,apalagi yang suka naik gunung mungkin gak ada apa-apanya kali yaa,hahaha..
FYI,,untuk yang punya penyakit asma,jantung,dll gak di sarankan buat pergi ke sini karena trackingnya menurutku gak gampang,agak licin,dan lumayan panjang. Well,aku gak sempet foto perjalanannya sih karena terlalu fokus dan takut kepleset juga,to be honest ak sempet kepleset 1x dan di tangga tapi untungnya sih gpp,lol..
Sampai di lokasi aku beli tiket untuk masuk ke wisatanya terlebih dahulu,harga tiketnya Rp 10.000 aja menurutku lumayan terjangkau sih,setelah itu aku di arahkan ke view Air Terjun yang dari atas terlebih dahulu,keren banget sih!


Setelah foto-foto dan menikmati pemandangannya sebentar barulah perjuangan di mulai,aku mulai menjalani trackingnya buat turun melihat langsung air terjunnya di bawah sana dan fyi lagi kalo mau ke sini saranku beli sandal gunung karena licin dan aku cuma pake sendal jepit,makanya kepleset. Tracking awal gak seberapa susah ada jalan setapaknya dan Cuma kayak turun tangga biasa,semakin lama semakin licin dan harus melewati beberapa air terjun juga
Aku gak menghitung berapa lama waktu dari atas ke bawah yang pasti sangat melelahkan but very worth it sampe bawah pemandangannya bagus banget!


sungai dengan arus yang deras

Eitz,ini baru sampai depan gerbangnya Air Terjun tapi belum sampai ke lokasi yang di tuju lo hahaha.. Tapi tenang aja udah deket kok dari tempat ini. Untuk masuk ke Air Terjunnya kita perlu membayar tiket lagi sebesar Rp 7000. Dari lokasi foto di atas masih harus menyeberangi sungai yang arusnya lumayan deras untuk sampai dan berfoto di panorama nya,kalo gak kuat bisa-bisa terbawa arus tapi ada talinya juga buat pegangan.
Setelah melewati sungai tersebut,TADAAA.. Sampai deh di bawahnya Air Terjun Coban Sewu!

panorama air terjun dari bawah

Gimana menurut kalian? Bagus gak? Lebih bagus lagi kalo lihat langsung mungkin kalau di foto agak kurang kali yaa. Emang capek sih tapi menurutku worth it banget
Terus baliknya? Ya melewati tracking yang sama sampai gerbang air terjun tadi tapi gak sampe atas,untuk ke atas kali ini melewati tracking yang berbeda yaitu melewati goa tetes. Katanya sih trackingnya lebih gak cape di bandingkan tracking buat turun tadi. Oke akhirnya kita bayar Rp 7000 lagi untuk masuk ke goa tetes. Sepanjang perjalanan itu banyak banget pemandangan yang bagus.


Eh ternyata aku salah jalan sehingga gak melewati goa tetes,sebenernya bisa sih kalo emg mau ke sana tinggal naik sedikit lagi tapi temen-temen bilang gak terlalu bagus jadi yaa aku lewatin aja berhubung sudah lumayan cape. Dan emang sih trackingnya gak securam turun tadi tapi ya sama aja,licin..
Oke,finally setelah sekitar 5 jam melewati trackingnya kita hampir sampai ke tempat parkir,karena perut udah mulai lapar akhirnya aku mampir ke warung sebentar yaa untuk menganjal perut yang lapar akhirnya makan mie instan deh,penyelamat yang cepat disaat lapar..
Sebenernya trackingny gak sampai 5 jam mungkin ya tapi karena kebersamaan jadi aku dan teman-teman saling menunggu 1 sama lain (dan kebanyakan foto-fotonya juga sih haha) 
That’s all guys,I hope you enjoy my story and if you have any suggestion please comment below!
Thankyou for reading..